Periksa Selidiki Analisis

search
Night Mode

Mengatasi Lonjakan kenaikan Berat Badan

Berat badan melonjak drastis setelah berhasil menurunkan berat badan. Apa yang terjadi ? Apakah diet gagal ? Atau motivasi kurang sehingga kembali ke-awal ?

Ayo kita bahas masalah ini secara detail & cara mengatasinya. Setelah berhasil menurunkan berat badan pasti senang donk ! Tapi apakah cara atau proses yang anda lakukan sudah benar.


Komposisi tubuh terdiri tulang, otot, lemak ,air & jaringan tubuh lainnya. Dalam menurunkan berat badan pasti tujuan kita menurunkan kadar lemak di dalam tubuh bukan otot. Tapi yang sering terjadi adalah massa otot yang berkurang melebihi lemak. Dan setelah beberapa waktu kembali ke kebiasaan buruk, berat badan kembali ke sebelum melakukan diet atau bahkan lebih.

Kenapa bisa kembali ke kebiasaan buruk ?


Terkadang kita melupakan reaksi tubuh setelah menjalani diet.

Apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kita ?


Saat berat badan turun, kadar hormon ghrelin meningkat & kadar hormon leptin menurun. Hormon ghrelin adalah hormon pembangkit nafsu makan. Sedangkan hormon leptin adalah hormon yang menurunkan nafsu makan. Itulah yang menyebabkan kita kembali ke kebiasaan buruk, seperti makan tidak terkontrol & berlebihan.


Normalnya disaat lambung dalam keadaan kosong hormon ghrelin meningkat & hormon leptin menurun. Setelah lambung terisi dengan makanan hormon ghrelin akan menurun & hormon leptin meningkat.

Kadar hormon ghrelin & leptin dipengaruhi lemak tubuh, kalori & waktu istirahat. Gaya hidup kita sangat mempengaruhi. Tapi kondisi tertentu seperti obesitas hormon leptin tidak berpengaruh pada tubuh. Hormon leptin yang seharusnya mengirimkan sinyal kenyang ke otak tidak bekerja dengan semestinya (mungkin masalah ini akan mbah bahas dilain waktu).

Setelah sedikit mengerti apa yang terjadi pada tubuh tepatnya hormonal. Mengenal komposisi tubuh lainnya juga tidak kalah pentingnya. Apakah lemak tubuh kita berkurang ? Dengan cara yang mudah kita bisa mengetahuinya. Berat badan turun tapi apakah Bentuk tubuh lebih atletis & kuat ? massa otot bertambah atau tetap menandakan lemak anda berkurang & berlaku sebaliknya. Dengan mengenali itu saja kita bisa menilai tubuh kita sendiri. Apakah kita weight loss atau fat loss.

Berikut Gambar ilustrasi Hasil Diet yang Salah Tampilkan

Lonjakan berat badan setelah melakukan diet sering terjadi pada kondisi weight loss. Karena disaat massa otot berkurang & reaksi hormon, tidak sadar kita makan lebih banyak. Kita mengisyaratkan makan itu sebagai reward karena telah berhasil menurunkan berat badan dengan program yang ketat. Disaat itulah massa otot kembali atau bertambah. Tidak dipungkiri lemak juga bertambah. Lonjakan berat badan tidak terhindarkan.

Ini terjadi bukan hanya karena tidak konsisten atau khilaf. Tapi lebih ke pemahaman dalam menjalani diet itu sendiri. Yang bertujuan untuk mengurangi lemak bukan yang lainnya.

Untuk mengatasinya kurang lebih hampir sama dengan metode diet anda (dengan catatan metode yang benar). Tapi jika lebih memahami makna apa yang anda lakukan itu jauh lebih baik daripada hanya ikut-ikutan atau teori yang tidak bisa dipercaya kebenarannya, meskipun terdengar masuk akal.

Berikut cara-cara mengatasinya :


  • Seperti mencoba meningkatkan massa otot. Dengan Olahraga & memenuhi kebutuhan tubuh , anda tetap bisa menurunkan berat badan. Dengan massa otot yang tinggi akan meningkatkan metabolisme tubuh. Sehingga Lonjakan berat badan bisa teratasi. Meskipun anda sedang cheat day. kalori berlebih akan dibakar dengan maksimal karena metabolisme anda tinggi.

  • Waktu istirahat yang cukup & berkualitas. Tidur usahakan 7-9 jam & konsisten. Yang dimaksud konsisten adalah tidur tepat waktu pada waktunya. Misalkan biasa tidur pukul 23:00 keesokkan harinya jangan lebih dari jam itu. Karena jika lewat dari jam itu dan tidak konsisten (dan berlangsung terus-menerus) metabolisme jadi terganggu. Tubuh mempunyai waktu untuk bermetabolisme secara maksimal disaat istirahat. Hormon ghrelin dapat ditekan.

  • Hindari makanan yang terlalu panjang prosesnya atau makanan instan. Tetap konsumsi makanan sehat & seimbang. Air secukupnya & teratur. Itu juga membantu menekan hormon ghrelin

  • Maksimalkan aktifitas anda. Latih seluruh tubuh anda. Sekarang ini kita sudah dimudahkan dengan teknologi. Kendaraan, mesin atau alat lainnya adalah alat bantu tubuh anda bukan pengganti. Seperti contoh : gunakan kaki untuk menuju tempat yang sekiranya masih bisa dijangkau, guna tangan untuk membawa barang belanjaan tanpa kereta troli (jika jumlahnya tidak terlalu banyak), mencuci dengan tangan bukan dengan mesin cuci, memasak sendiri, mencuci piring sendiri dsb. Itu salah satu contoh memaksimalkan aktifitas anda. Jika masih dirasa kurang anda bisa membantu aktifitas orang lain. Selain bermanfaat untuk orang lain bermanfaat juga untuk diri sendiri. Semua kegiatan itu membutuhkan otot secara tidak sadar, jadi anda seperti olahraga. Meskipun tidak bisa disebut anda sudah olahraga. Karena olahraga & aktifitas sangat berbeda.

Semoga bermanfaat apa yang mbah bahas kali ini. Jangan menyerah meskipun kita gagal atau salah langkah. Dibalik kegagalan ada pengalaman & ilmu yang sangat berharga karena kita merasakannya langsung. Setelah kita mengetahui kenapa kita gagal pasti kita mengetahui bagaimana cara untuk berhasil.